18 Desember 2023

Pahami prinsip literasi keuangan untuk kesehatan uangmu

sumber gambar: freepik-pch.vector





Literasi finansial menjadi keahlian yang yang tidak dapat diabaikan. Mampu memahami dan mengelola uang dengan cerdas membuka pintu menuju kehidupan finansial yang stabil dan mapan. Tapi apa definisi dari literasi finansial? Dan apa saja yang harus dipahami? Biar aku jelaskan di bawah ini!


Definisi literasi finansial


Literasi finansial/keuangan adalah pemahaman terhadap komponen dan keterampilan keuangan seperti budgeting, investasi, peminjaman/hutang, perpajakan, dan manajemen keuangan pribadi.

Melek finansial memungkinkanmu untuk lebih siap menghadapi hambatan keuangan tertentu, yang bisa mengurangi kemungkinan kesulitan pribadi.


Manfaat memahami literasi finansial

Manfaat utama dari literasi finansial adalah menumbuhkan kesadaran untuk membuat keputusan keuangan yang cerdas.

Memahami cara mengelola uang secara efektif, pembentukan budget/anggaran yang baik, mengendalikan tabungan dan hutang, serta investasi adalah manfaat yang bisa kamu dapat dengan memahami literasi finansial.

Tapi, manfaat dari literasi finansial tidak hanya sebatas itu. Manfaatnya antara lain:

 Membentuk dan mempertahankan budget yang seimbang

Pendanaan untuk membeli rumah

Pengetahuan tentang asuransi untuk berbagai kebutuhan

Mengawasi pengeluaran agar tidak membengkak

Pengetahuan mengenai investasi dan cara mengelolanya

 Pengelolaan dana untuk pendidikan

Pengelolaan hutang dan pinjaman agar tetap stabil

Penggunaan jasa kredit yang tidak berlebihan

 Pembayaran pajak untuk aset dan penghasilan

 Perencanaan tabungan untuk masa pensiun


Prinsip dalam literasi finansial

Prinsip ini bisa menjadi peta jalan untuk manajemen keuangan yang baik dan membangun fondasi keuangan yang kuat.

1. Earn (menghasilkan)

Penghasilanmu adalah fondasi keuangan pribadimu, ini adalah basic gaya hidup dan masa depan keuanganmu.

Terapkan prinsip:

Kelola pendapatan dan tunjanganmu

Hidup sesuai kemampuanmu dan hindari hutang berlebih.

Cari cara menyisihkan uang untuk masa depanmu.


2. Menabung dan investasi

Membuat budget akan membantumu untuk menyisihkan uang untuk menabung dan investasi. Ini akan menumbuhkan kekayaanmu dan membantu membuat rencana keuangan yang besar seperti membeli rumah atau membayar dana pensiun.

Terapkan prinsip:

Pantau kemana perginya uangmu.

Kurangi pengeluaran yang tidak benar-benar kamu butuhkan dan alihkan uangmu untuk menabung atau berinvestasi.

3. Pinjaman dan manajemen hutang

Meminjam secara bijak membantumu melakukan pembelian besar sambil membangun kreditmu. Ini akan membantumu membeli rumah, mobil, atau kuliah. Tapi, hindari hutang berlebihan yang merugikanmu untuk menabung dan investasi di masa depan.

Terapkan prinsip:

Pertimbangkan pinjaman besar untuk menentukan apakah kamu mampu membayarnya, pastikan kamu hidup sesuai kemampuanmu.

Tinjau dan bandingkan tingkat bunga sebelum meminjam.

Pertahankan hutang jumlah minimum dan mudah dikelola sesuai dengan anggaranmu.

Bayar tagihanmu tepat waktu dan bayar lebih dari pembayaran minimum.

Pantau skor kreditmu.


4. Pengeluaran dan perencanaan

Kamu bisa mengikuti aturan keuangan 50-30-20 saat kamu menerima gaji.

Ini berarti menaruh 50% gajimu untuk kebutuhan, 30% untuk kesenangan atau keinginanmu, dam 20% untuk menabung dan investasi. Ini adalah salah satu strategi untuk mengatur keuangan yang membantu pengeluaranmu tetap pada jalurnya.

Terapkan prinsip:

- Belanja untuk barang paling bernilai

- Saat belanja dalam jumlah besar, pertimbangkan apakah hal itu kamu butuhkan atau inginkan dan pertimbangkan apakah kamu mampu membelinya.

- Pertimbangkan "pay yourself first" dengan membiasakan menyisihkan uang untuk ditabung sebelum melakukan hal lain untuk membentuk dan mendorong budgetmu.


5. Lindungi uangmu

Akan ada hal tidak terduga yang terjadi dalam hidup yang membuatmu harus mengeluarkan uang. Kamu bisa melindungi tabungan, investasi, dan anggaranmu dengan membuat dana darurat dan asuransi.

Terapkan prinsip:

- Buat dana darurat yang bisa menutup biaya pengeluaran selama 3-6 bulan.

- Tentukan hal apa yang menurutmu masuk kedalam kategori keadaan darurat, dan hanya gunakan dana daruratmu untuk hal tersebut.

- Membeli asuransi untuk menutupi resiko terhadap dirimu dan barangmu. Pertimbangkan asuransi rumah, asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, asuransi disabilitas, dan asuransi jiwa.

6. Perpajakan

Mengetahui tentang berbagai bentuk perpajakan dan dampaknya terhadap pendapatan bersihmu sangat penting untuk memperoleh literasi finansial. Baik itu pekerjaan, investasi, sewa, setiap sumber pendapatan dikenakan pajak yang berbeda.

Kesadaran tentang tarif pajak penghasilan yang berbeda memungkinkan stabilitas ekonomi dan meningkatkan kinerja keuangan melalui pengelolaan pendapatan.


Penutup

Literasi keuangan adalah pengetahuan tentang cara membuat keputusan cerdas dengan uang, hal ini mencakup penyusunan budget, mengetahui berapa banyak yang harus ditabung, memilih persyaratan pinjaman yang menguntungkan, dan memahami dampak terhadap kredit.

Skill ini akan membuatmu lebih mudah ketika ingin mengambil keputusan keuangan pribadimu, lebih bertanggun jawab dengan keuanganmu, dan kamu juga akan terhindar dari kecemasan berlebih terhadap kondisi keuanganmu.




references:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Populer di blog ini